Tape Ketan, Terapi Akupresur untuk Kendalikan Tensi dan Gula Darah di Puskesmas Kedungpring
Tape Ketan, Terapi Akupresur untuk Kendalikan Tensi dan Gula Darah di Puskesmas Kedungpring (Foto: Puskesmas Kedungpring memperkenalkan Tape Ketan, terapi akupresur sederhana untuk membantu pengendalian tensi dan gula darah pasien. Foto: Puskesmas Kedungpring.)
Tape Ketan mendukung pengendalian tekanan darah dan gula darah melalui terapi akupresur sederhana yang dapat dipraktikkan pasien bersama keluarga di rumah. Sebagai pelengkap pengobatan medis, inovasi ini mendorong pasien lebih aktif mengelola penyakit kronis melalui teknik yang aman, mudah diterapkan, dan didukung pendampingan tenaga kesehatan.
Pengendalian tekanan darah dan gula darah dapat diperkuat dengan pendekatan pelengkap yang mudah dilakukan pasien di rumah. Akupresur menjadi salah satu metode tradisional yang telah dikaji manfaatnya. Puskesmas Kedungpring menjawab kebutuhan tersebut melalui Tape Ketan atau Terapi Akupresur Kendali Tensi dan Gula.
Tape Ketan memperkenalkan teknik akupresur sederhana yang aman dilakukan pasien atau anggota keluarga. Petugas puskesmas memberikan pelatihan mengenai titik-titik akupresur, teknik penekanan, dan waktu pelaksanaan yang tepat.
Program ini menjadi pelengkap pengobatan medis, bukan pengganti. Pasien tetap menjalani pemeriksaan rutin dan mengonsumsi obat sesuai resep, sedangkan akupresur menjadi bagian dari gaya hidup pendukung.
Kegiatan pelatihan dilakukan di puskesmas, posbindu, atau kunjungan kelompok pasien Prolanis. Peserta memperoleh buku panduan sederhana yang dapat digunakan sebagai pengingat di rumah.
Tape Ketan memperkuat kolaborasi dengan kelompok Prolanis puskesmas. Anggota Prolanis yang telah menguasai teknik akupresur berbagi pengalaman dengan anggota baru, sehingga pengetahuan menyebar melalui saling belajar.
Puskesmas Kedungpring juga mencatat pengalaman pasien sebagai bahan evaluasi manfaat program. Umpan balik tersebut membantu memperbaiki materi pelatihan dan memperluas cakupan pasien yang dapat memperoleh manfaat.
Tape Ketan menegaskan pentingnya pendekatan pelengkap dalam pengelolaan penyakit kronis. Puskesmas Kedungpring berupaya menjaga program tetap aman dan bermanfaat bagi pasien. Semangat tersebut menjadi bukti bahwa perawatan kesehatan dapat memadukan pengobatan medis dengan kearifan lokal yang menempatkan pasien sebagai subjek aktif dalam menjaga kondisinya.
Melalui Tape Ketan, Puskesmas Kedungpring berupaya memperkuat pengelolaan penyakit kronis melalui pendekatan yang sederhana dan berbasis kearifan lokal. Inovasi ini menegaskan bahwa perawatan kesehatan dapat memadukan pengobatan medis dengan langkah pendukung yang mudah diterapkan.