POPULIS WARTA

Suara Masyarakat, Inspirasi Perubahan

Edisi Digital Regional
inovasi daerah

Sudut Baca LENTERA Dekatkan Akses Buku dan Perkuat Budaya Literasi Masyarakat Lamongan BERITA RISDA KABUPATEN LAMONGAN

Oleh Administrator 14 August 2026
Sudut Baca LENTERA Dekatkan Akses Buku dan Perkuat Budaya Literasi Masyarakat Lamongan BERITA RISDA KABUPATEN LAMONGAN

Sudut Baca LENTERA Dekatkan Akses Buku dan Perkuat Budaya Literasi Masyarakat Lamongan BERITA RISDA KABUPATEN LAMONGAN (Foto: Dokumentasi asli pemanfaatan Sudut Baca LENTERA di Masjid Agung Lamongan. Sumber: Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan.)

Lamongan – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan terus memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan melalui inovasi Sudut Ba...

Lamongan – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan terus memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan melalui inovasi Sudut Baca LENTERA (Literasi untuk Kesejahteraan). Program ini hadir sebagai layanan perpustakaan mini yang ditempatkan di ruang dan fasilitas publik agar masyarakat dapat memperoleh bahan bacaan tanpa harus datang ke perpustakaan umum. Kehadiran Sudut Baca LENTERA berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat budaya literasi yang tidak hanya berfokus pada minat baca, tetapi juga pada ketersediaan akses bacaan yang mudah dijangkau. Melalui pendekatan tersebut, kegiatan membaca diharapkan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat. Data pedoman teknis menunjukkan minat baca masyarakat Lamongan pada 2019 berada pada kategori cukup, dengan 374 responden atau 64,71 persen dari total 578 responden memiliki minat baca, sementara 204 responden atau 35,29 persen belum memiliki minat baca. Pada 2023, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Lamongan tercatat sebesar 63,86 poin dan berada pada kategori sedang. Capaian tersebut menjadi dasar untuk terus memperluas program pembudayaan literasi agar masyarakat semakin mudah memperoleh bahan bacaan berkualitas. Sudut Baca LENTERA kemudian dirancang sebagai salah satu solusi untuk mendekatkan sumber informasi ke tengah aktivitas masyarakat. Sudut Baca LENTERA memiliki bentuk khas berupa lemari besi berwarna biru muda yang desainnya terinspirasi dari kotak telepon klasik di Inggris. Satu unit Sudut Baca LENTERA dapat memuat sekitar 80 judul atau eksemplar bahan bacaan yang berasal dari pemerintah, dunia usaha, komunitas, organisasi kemasyarakatan, yayasan, maupun sumbangan masyarakat. Desain yang unik dipilih agar sudut baca mudah dikenali dan menarik perhatian calon pemustaka. Penempatannya di ruang publik juga memungkinkan layanan ini dimanfaatkan oleh berbagai kelompok usia, tidak hanya anak-anak tetapi juga remaja dan orang dewasa. Dalam penggunaannya, Sudut Baca LENTERA menerapkan sistem sederhana Ambil-Baca-Simpan atau ABS. Masyarakat dapat mengambil buku dari rak, membaca di sekitar lokasi sudut baca, kemudian mengembalikan buku ke tempat semula setelah selesai digunakan. Sistem tersebut dirancang agar akses terhadap bahan bacaan tetap mudah sekaligus menumbuhkan tanggung jawab bersama dalam menjaga koleksi. Pengelolaan koleksi juga diperkuat melalui keterlibatan masyarakat, instansi, yayasan, serta dunia usaha yang dapat berpartisipasi dengan menyumbangkan bahan bacaan. Inovasi ini tidak berhenti pada penyediaan rak dan buku, tetapi juga terintegrasi dengan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Melalui pendekatan tersebut, perpustakaan diarahkan menjadi ruang yang mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui layanan informasi dan kegiatan pemberdayaan. Penentuan lokasi Sudut Baca LENTERA dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi calon pemustaka, karakter sosial masyarakat, serta kebutuhan bahan bacaan di sekitar lokasi. Pemilihan koleksi juga disesuaikan agar memiliki fungsi informatif, edukatif, rekreatif, serta dapat memperluas wawasan masyarakat. Kolaborasi menjadi bagian penting dalam keberlanjutan Sudut Baca LENTERA. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah membangun kerja sama dengan mitra pengelola lokasi melalui koordinasi, penetapan tanggung jawab, hingga penyerahan sarana melalui berita acara. Dokumentasi resmi Dinas Arpusda memperlihatkan penempatan Sudut Baca LENTERA di Masjid Agung Lamongan dan Kantor TP PKK Kabupaten Lamongan sebagai upaya mendekatkan masyarakat pada literasi. Di Masjid Agung Lamongan, layanan tersebut didukung koleksi sekitar 80 eksemplar buku dengan beragam tema, sedangkan di Kantor TP PKK ditempatkan sekitar 60 eksemplar koleksi untuk mempermudah masyarakat memperoleh bahan bacaan. Melalui Sudut Baca LENTERA, Pemerintah Kabupaten Lamongan berupaya membangun ekosistem literasi yang lebih inklusif, terbuka, dan dekat dengan masyarakat. Keberhasilan program diukur melalui perkembangan IPLM Kabupaten Lamongan, jumlah pengunjung atau pemustaka, serta realisasi titik lokasi penempatan sudut baca. Keberadaan layanan di ruang publik diharapkan mampu meningkatkan kebiasaan membaca, memperluas akses informasi, dan mendorong masyarakat untuk ikut menjaga serta mengembangkan koleksi secara berkelanjutan. Dengan demikian, literasi tidak hanya menjadi aktivitas membaca, tetapi juga menjadi jalan untuk memperluas pengetahuan dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Lamongan.
TAGS: #inovasi daerah