POPULIS WARTA

Suara Masyarakat, Inspirasi Perubahan

Edisi Digital Regional
inovasi daerah

SI NINGRAT KETAWA, Skrining Gratis Kesehatan Jiwa Bisa Diakses dari Gawai

Oleh Administrator 14 August 2026
SI NINGRAT KETAWA, Skrining Gratis Kesehatan Jiwa Bisa Diakses dari Gawai

SI NINGRAT KETAWA, Skrining Gratis Kesehatan Jiwa Bisa Diakses dari Gawai (Foto: Layanan SI NINGRAT KETAWA menyediakan skrining gratis masalah kesehatan jiwa yang dapat diakses masyarakat melalui QR Code menggunakan smartphone. Foto: RSUD Ngimbang Kabupaten Lamongan.)

Kesadaran terhadap kesehatan jiwa menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. RSUD Ngimbang Kabupaten Lamongan menghadi...

Kesadaran terhadap kesehatan jiwa menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. RSUD Ngimbang Kabupaten Lamongan menghadirkan SI NINGRAT KETAWA atau Skrining Gratis Masalah Kesehatan Jiwa sebagai inovasi berbasis digital yang memungkinkan masyarakat melakukan deteksi dini secara mandiri. Layanan ini dapat diakses secara gratis melalui website RSUD Ngimbang menggunakan smartphone selama tersedia jaringan internet. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat memperoleh akses awal terhadap skrining kesehatan jiwa tanpa harus langsung datang ke fasilitas pelayanan. Kebutuhan terhadap inovasi ini muncul di tengah masih rendahnya minat masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan jiwa. Pedoman teknis mencatat selama 2022 terdapat 867 kunjungan di poli psikiatri RSUD Ngimbang, dengan 18 di antaranya merupakan pasien baru. Pada saat yang sama, RSUD Ngimbang juga mencatat tingginya kasus percobaan bunuh diri dengan intoksikasi pestisida yang masuk melalui instalasi gawat darurat dan beberapa di antaranya berakhir dengan kematian. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya deteksi dini agar gejala masalah kesehatan jiwa dapat dikenali sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. SI NINGRAT KETAWA menggunakan metode Self Reporting Questionnaire 20 atau SRQ-20 sebagai instrumen skrining. Pengguna cukup mengisi kuesioner digital yang dirancang singkat dan mudah dipahami, kemudian hasil skrining dapat diketahui secara langsung. Dalam pedoman teknis, skor kurang dari 10 diinterpretasikan sebagai tidak terdapat gejala masalah kesehatan jiwa, sedangkan skor 10 atau lebih menunjukkan adanya gejala yang perlu ditindaklanjuti. Pengguna dengan indikasi tersebut disarankan melakukan pemeriksaan lebih lanjut di poli jiwa RSUD Ngimbang. Kemudahan akses menjadi salah satu kekuatan utama inovasi ini. Masyarakat dapat melakukan skrining kapan saja dan dari mana saja tanpa biaya, sehingga hambatan jarak, waktu, dan stigma dapat dikurangi. Layanan digital juga memberikan ruang yang lebih privat bagi masyarakat yang masih merasa ragu atau malu untuk datang langsung ke fasilitas kesehatan jiwa. Dengan akses awal yang lebih nyaman, masyarakat diharapkan lebih berani mengenali kondisi diri dan mengambil langkah lanjutan apabila diperlukan. Pengembangan SI NINGRAT KETAWA tidak hanya berfokus pada penyediaan kuesioner digital, tetapi juga pada sosialisasi kepada masyarakat. RSUD Ngimbang menyiapkan poster dan X-banner yang dilengkapi barcode, melakukan kampanye melalui Instagram, WhatsApp, Facebook, YouTube, TikTok, Twitter, dan media sosial lainnya, serta mengajak staf rumah sakit ikut memperluas informasi. Sosialisasi juga diarahkan kepada pengunjung rumah sakit yang memiliki smartphone agar mereka dapat mencoba layanan secara langsung. Pendekatan ini memperluas jangkauan inovasi sekaligus meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya kesehatan jiwa. Inovasi ini juga diarahkan untuk memperkuat sistem rujukan kesehatan jiwa. Hasil skrining awal dapat menjadi sinyal bagi masyarakat untuk mencari bantuan lebih lanjut, sementara tenaga kesehatan memperoleh peluang melakukan intervensi lebih cepat pada individu yang terindikasi mengalami masalah. Deteksi yang lebih dini diharapkan dapat mengurangi risiko berkembangnya gangguan yang lebih berat dan membantu penanganan menjadi lebih terarah. Pada saat yang sama, fasilitas kesehatan dapat lebih fokus menangani kasus yang benar-benar membutuhkan evaluasi klinis dan tindak lanjut. RSUD Ngimbang secara resmi mempublikasikan SI NINGRAT KETAWA pada 9 Maret 2023 dan mengajak masyarakat melakukan deteksi dini melalui tautan maupun pemindaian barcode. Dalam publikasi tersebut, layanan dijelaskan sebagai skrining atau deteksi dini masalah kesehatan jiwa individu berbasis digital yang dapat diakses gratis oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Materi kampanye yang digunakan juga membawa pesan sederhana agar masyarakat mulai peduli terhadap kesehatan jiwa sejak sekarang. Penyampaian yang mudah dipahami menjadi bagian penting untuk mengurangi jarak antara layanan kesehatan jiwa dan masyarakat umum. Pedoman teknis mencatat mekanisme pelayanan inovasi dapat menghasilkan proses dalam waktu satu hari, sedangkan proses penciptaannya dikembangkan sekitar satu hingga tiga bulan. Pengembangan dilakukan melalui pembentukan tim, komitmen bersama, sosialisasi internal, kampanye kepada masyarakat, penyediaan media informasi, serta penguatan jejaring kemitraan lintas program dan lintas sektor. Melalui kombinasi teknologi digital, skrining mandiri, edukasi, dan rujukan, SI NINGRAT KETAWA menjadi salah satu upaya RSUD Ngimbang memperluas akses kesehatan jiwa. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong deteksi lebih dini, mengurangi stigma, dan menumbuhkan kebiasaan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental. Sumber bahan: SI NINGRAT KETAWA (Skrining Gratis Masalah Kesehatan Jiwa), Kabupaten Lamongan, 2023; serta laman resmi RSUD Ngimbang Kabupaten Lamongan.
TAGS: #inovasi daerah