POPULIS WARTA

Suara Masyarakat, Inspirasi Perubahan

Edisi Digital Regional
sosial

PROSILA Pangkas Antrean, Lansia Dapat Pelayanan Lebih Cepat di Puskesmas Muara Pinang

Oleh Administrator 14 August 2026
PROSILA Pangkas Antrean, Lansia Dapat Pelayanan Lebih Cepat di Puskesmas Muara Pinang

PROSILA Pangkas Antrean, Lansia Dapat Pelayanan Lebih Cepat di Puskesmas Muara Pinang (Foto: Dokumentasi Pemkab Empat Lawang)

UPTD Puskesmas Muara Pinang mengembangkan sistem antrean dan pendampingan aktif bagi pengunjung lanjut usia. Pelayanan diberikan sejak pendaftaran, pemeriksaan, hingga pengambilan obat agar lansia memperoleh layanan yang lebih cepat dan nyaman.

EMPAT LAWANG — UPTD Puskesmas Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, mengembangkan PROSILA atau Program Sistem Pelayanan Aktif untuk mempercepat pelayanan kesehatan, khususnya bagi pengunjung lanjut usia. Inovasi ini memisahkan jalur antrean sekaligus menghadirkan pendampingan aktif sejak pasien datang hingga memperoleh obat.

PROSILA dikembangkan setelah muncul keluhan masyarakat mengenai lamanya antrean pendaftaran di UPTD Puskesmas Muara Pinang. Kondisi antrean juga berdampak pada bayi dan balita yang menunggu pelayanan, sementara pengunjung lanjut usia membutuhkan penanganan lebih cepat karena kondisi kesehatannya lebih rentan.

Inovasi yang mulai dirintis pada September 2016 tersebut mengubah sistem pendaftaran yang semula hanya menggunakan satu loket menjadi dua loket, yaitu antrean umum untuk pengunjung usia 0–60 tahun dan antrean lansia bagi pengunjung berusia di atas 60 tahun. Sistem kemudian dikembangkan menjadi tiga loket untuk membantu mengurai kepadatan pelayanan.

"Pelayanan lansia tidak berhenti pada jalur antrean khusus. Petugas mendampingi pasien sejak pendaftaran, pemeriksaan, hingga pengambilan obat".

Pelayanan Aktif dari Pendaftaran hingga Obat

Melalui PROSILA, lansia tidak hanya memperoleh jalur antrean tersendiri. Petugas pendaftaran mendahulukan pengunjung lansia, mengantar mereka ke ruang pemeriksaan, membantu proses anamnesis, mengarahkan pemeriksaan dokter, hingga mengambilkan obat setelah pelayanan selesai.

Pola pelayanan aktif tersebut dirancang agar lansia tidak berpindah-pindah tanpa pendampingan dan tidak terlalu lama menunggu. Pendekatan ini sekaligus memberi rasa aman bagi pasien serta keluarga yang mendampingi selama berada di lingkungan puskesmas.

Sasaran pelaksanaan inovasi mencakup petugas pendaftaran, ruang pemeriksaan umum, laboratorium, dan layanan Prolanis. Pengunjung lansia menjadi kelompok prioritas, sedangkan pelayanan umum tetap berjalan melalui jalur antrean yang telah dipisahkan. Sarana pendukung yang digunakan antara lain komputer, printer, monitor antrean, loket pelayanan, formulir survei, serta perlengkapan administrasi. Pengaturan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pelayanan yang lebih tertib dan mudah dipantau.

Terhubung dengan Program Pengelolaan Penyakit Kronis

Lansia yang memiliki riwayat hipertensi dan diabetes melitus diarahkan untuk bergabung dalam kelompok Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau Prolanis. Kegiatan Prolanis dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan pemeriksaan kesehatan, penyuluhan mengenai pola hidup sehat, pemeriksaan darah, dan senam lansia.

Integrasi tersebut membuat PROSILA tidak berhenti pada percepatan antrean. Puskesmas juga dapat melakukan pemantauan lanjutan terhadap kondisi kesehatan lansia yang memerlukan pengelolaan penyakit secara berkala.

Pedoman inovasi menekankan pentingnya komitmen seluruh tim, mulai dari kepala puskesmas, petugas pendaftaran, perawat, bidan, tenaga gizi, hingga unit pelayanan lain. Koordinasi antarpetugas diperlukan agar jalur khusus lansia berjalan konsisten pada setiap tahapan pelayanan.

Evaluasi Berbasis Kepuasan Masyarakat

Pelaksanaan PROSILA dievaluasi melalui survei kepuasan masyarakat pada akhir tahun. Evaluasi diarahkan untuk menilai kecepatan layanan, kenyamanan pengguna, perilaku petugas, sarana pendukung, serta penanganan pengaduan dan masukan masyarakat. Hasil evaluasi menjadi dasar perbaikan sistem antrean dan peningkatan mutu pelayanan. Dengan mekanisme tersebut, puskesmas dapat mengetahui kebutuhan pengguna secara langsung dan menyesuaikan pelayanan berdasarkan pengalaman masyarakat.

Melalui PROSILA, UPTD Puskesmas Muara Pinang berupaya menghadirkan layanan yang lebih cepat, tepat, dan ramah bagi kelompok lanjut usia tanpa mengabaikan pengunjung lainnya. Inovasi ini menunjukkan bahwa perubahan sederhana pada alur pelayanan dapat membantu meningkatkan kenyamanan dan kepuasan masyarakat.

Informasi Sumber & Rilis Berita

Media Asal: Pemerintah Kabupaten Empat Lawang

Atribusi: UPTD Puskesmas Muara

TAGS: #PROSILA #Lansia #Pelayanan Kesehatan #Puskesmas #