POPULIS WARTA

Suara Masyarakat, Inspirasi Perubahan

Edisi Digital Regional
inovasi daerah

PEKAN SIDEPI Hadirkan Layanan Adminduk Lebih Dekat bagi Warga Kabupaten Bekasi

Oleh Administrator • 19 August 2026
PEKAN SIDEPI Hadirkan Layanan Adminduk Lebih Dekat bagi Warga Kabupaten Bekasi

PEKAN SIDEPI Hadirkan Layanan Adminduk Lebih Dekat bagi Warga Kabupaten Bekasi (Foto: Pelaksanaan PEKAN SIDEPI di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, 5 Mei 2025. Sumber: Pemerintah Kabupaten Bekasi.)

Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadirkan inovasi PEKAN SIDEPI (Pelayanan Administrasi Kependudukan Sisir Desa Pilihan) untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Inovasi ini dikembangkan sebagai jawaban atas masih ditemukannya keterlambatan pelaporan kematian, kepemilikan Akta Kelahiran yang belum optimal, belum maksimalnya aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta data kependudukan yang perlu terus dimutakhirkan.

Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadirkan inovasi PEKAN SIDEPI (Pelayanan Administrasi Kependudukan Sisir Desa Pilihan) untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Inovasi ini dikembangkan sebagai jawaban atas masih ditemukannya keterlambatan pelaporan kematian, kepemilikan Akta Kelahiran yang belum optimal, belum maksimalnya aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta data kependudukan yang perlu terus dimutakhirkan. Melalui PEKAN SIDEPI, pola pelayanan yang sebelumnya lebih banyak menunggu masyarakat datang ke kantor diubah menjadi pelayanan aktif atau jemput bola langsung ke desa dan kelurahan. Pendekatan tersebut membuat layanan menjadi lebih dekat, mudah dijangkau, serta diarahkan kepada wilayah yang paling membutuhkan pemutakhiran data kependudukan.

Keunggulan PEKAN SIDEPI terletak pada penentuan lokasi pelayanan yang berbasis analisis data. Data prioritas yang digunakan antara lain data kematian hasil pencocokan dan penelitian KPU, kepemilikan Akta Kelahiran, data BPJS Kesehatan, status perkawinan pada Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), serta capaian aktivasi IKD. Hasil analisis tersebut menjadi dasar penetapan desa atau kelurahan sasaran sebelum pelayanan dilaksanakan selama satu pekan atau lima hari kerja. Pelaksanaan inovasi juga didukung koordinasi antara Disdukcapil, pemerintah kecamatan, pemerintah desa atau kelurahan, KPU, BPJS Kesehatan, dan Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.

Masyarakat dapat memanfaatkan PEKAN SIDEPI untuk mengurus pemutakhiran Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital. Kehadiran petugas langsung di desa dan kelurahan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk menempuh perjalanan ke unit pelayanan administrasi kependudukan atau kantor Disdukcapil. Pelayanan diberikan secara lebih dekat, cepat, dan tanpa dipungut biaya sehingga dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun jarak. Dokumentasi resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi pada pelaksanaan PEKAN SIDEPI di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, memperlihatkan warga memperoleh layanan langsung di kantor desa pada 5 Mei 2025.

Sepanjang tahun 2025, PEKAN SIDEPI telah menjangkau 23 kecamatan dengan cakupan 179 desa dan 8 kelurahan atau total 187 desa dan kelurahan dalam 13 periode pelayanan. Pelaksanaan tersebut menghasilkan 19.059 permohonan Kartu Keluarga, 14.725 permohonan Akta Kelahiran, 2.477 permohonan Akta Kematian, dan 951 aktivasi IKD. Kartu Keluarga menjadi jenis layanan dengan jumlah permohonan tertinggi, menunjukkan bahwa kebutuhan pemutakhiran data keluarga masih menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan luasnya jangkauan pelayanan jemput bola yang diterapkan melalui PEKAN SIDEPI.

PEKAN SIDEPI juga diarahkan untuk memperbaiki kualitas data kependudukan melalui pemutakhiran sasaran prioritas. Capaian penyelesaian data kematian hasil coklit KPU tercatat sebesar 14,22 persen, pelayanan Akta Kelahiran melalui PEKAN SIDEPI sebesar 20,57 persen, dan validasi data bayi pada BPJS Kesehatan mencapai 65,59 persen. Validasi data bayi BPJS Kesehatan menjadi capaian tertinggi dan menunjukkan bahwa pelayanan berbasis analisis data dapat berjalan efektif ketika data awal tersedia dengan jelas dan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi. Data kependudukan yang semakin akurat dapat mendukung ketepatan pelayanan publik, validitas data pemilih, penyaluran bantuan sosial, serta perencanaan pembangunan daerah.

Dari sisi tata kelola, PEKAN SIDEPI mengubah pelayanan administrasi kependudukan dari pola pasif menjadi proaktif dan berbasis data. Penentuan sasaran tidak hanya berdasarkan permohonan yang masuk, tetapi juga berdasarkan hasil analisis kebutuhan pada wilayah yang memerlukan intervensi pelayanan. Pemanfaatan SIAK dan IKD, pembagian tugas yang jelas, serta kolaborasi lintas sektor memperkuat efektivitas dan efisiensi pelaksanaan inovasi. Mekanisme yang terstruktur mulai dari analisis data, penentuan lokasi, koordinasi, pelayanan, monitoring, hingga evaluasi juga membuka peluang bagi model ini untuk terus dikembangkan dan direplikasi.

Melalui PEKAN SIDEPI, Pemerintah Kabupaten Bekasi berupaya memastikan pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya mudah diakses, tetapi juga menghasilkan data yang lebih akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Pendekatan jemput bola membuat pemerintah dapat hadir lebih dekat kepada masyarakat sekaligus mengarahkan pelayanan kepada sasaran yang benar-benar membutuhkan. Dukungan teknologi informasi dan kerja sama antarinstansi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan ini. PEKAN SIDEPI diharapkan terus memperkuat pelayanan publik Kabupaten Bekasi yang responsif, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Informasi Sumber & Rilis Berita

Media Asal: Pemkab Bekasi

Atribusi: Pemkab Bekasi

Tanggal Rilis: 18/06/2025

TAGS: #PEKAN SIDEPI #Adminduk #Aktivasi #Identitas Kependudukan