Hati Si Kamila Imut, Skrining dan Telekonseling Gizi Balita di Puskesmas Ngimbang
Hati Si Kamila Imut, Skrining dan Telekonseling Gizi Balita di Puskesmas Ngimbang (Foto: Petugas gizi Puskesmas Ngimbang melakukan telekonseling dalam program Hati Si Kamila Imut, pencegahan stunting berbasis skrining dan konsultasi digital. Foto: Puskesmas Ngimbang.)
Pencegahan stunting membutuhkan pemantauan yang berkelanjutan terhadap tumbuh kembang balita. Namun, tidak semua orang tua dapat datang ke puskesmas...
Pencegahan stunting membutuhkan pemantauan yang berkelanjutan terhadap tumbuh kembang balita. Namun, tidak semua orang tua dapat datang ke puskesmas secara rutin, terutama di wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan. Puskesmas Ngimbang menjawab tantangan tersebut melalui Hati Si Kamila Imut, singkatan dari pencegahan stunting dengan Screening kesehatan dan Telekonseling Gizi Balita yang mudah dan terintegrasi.
Program ini menggabungkan
skrining kesehatan langsung di posyandu dengan layanan telekonseling gizi bagi
keluarga balita. Setelah pemeriksaan, data pertumbuhan balita dicatat dalam
sistem puskesmas, dan orang tua dapat berkonsultasi lanjutan dengan petugas
gizi melalui pesan atau panggilan digital.
Petugas memberikan rekomendasi
menu, pola pemberian makan bayi dan anak, serta langkah tindak lanjut yang
perlu dilakukan orang tua. Bagi balita dengan indikasi risiko stunting,
pendampingan intensif dilakukan bersama kader posyandu dan bidan desa.
Selain memantau tumbuh kembang,
Hati Si Kamila Imut juga memberikan edukasi tentang pentingnya 1000 hari
pertama kehidupan, imunisasi, dan gizi ibu hamil. Materi dikemas dalam bentuk
pesan singkat, video pendek, dan konten posyandu agar mudah dipahami masyarakat.
Hati Si Kamila Imut dilengkapi
dengan pelatihan bagi kader posyandu agar mereka dapat mendampingi orang tua
memanfaatkan layanan telekonseling. Kader menjadi penghubung antara petugas
gizi dan keluarga balita yang belum terbiasa dengan komunikasi digital.
Puskesmas Ngimbang secara
berkala melakukan evaluasi cakupan pemantauan gizi balita dan efektivitas
telekonseling. Hasil evaluasi menjadi bahan perbaikan mekanisme layanan,
penambahan konten edukasi, dan penyesuaian pendekatan agar tetap sesuai
kebutuhan keluarga.
Hati Si Kamila Imut menjadi
bagian dari komitmen Puskesmas Ngimbang menghadirkan pelayanan yang berpihak
pada balita dan keluarga. Perpaduan pelayanan lapangan dan telekonseling
membuat layanan lebih fleksibel dan mudah diakses. Dengan pendekatan tersebut,
pencegahan stunting dapat berjalan lebih dekat dengan kebutuhan keluarga di
wilayah kerja puskesmas.
Melalui Hati Si Kamila Imut,
Puskesmas Ngimbang berupaya menghadirkan layanan pencegahan stunting yang mudah
dijangkau. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi Kabupaten
Lamongan yang tumbuh sehat dan cerdas sejak dini.