GASIKAN 1D1F Ajak Anak Makan Ikan Setiap Hari, Cegah Stunting
GASIKAN 1D1F Ajak Anak Makan Ikan Setiap Hari, Cegah Stunting (Foto: Dokumentasi Internal)
Dinas Perikanan Kabupaten Empat Lawang mengembangkan GASIKAN 1D1F 2026, singkatan dari Gerakan Atasi Stunting dengan One Day One Fish. Inovasi ini mendorong kebiasaan mengonsumsi ikan minimal satu kali sehari sebagai bagian dari upaya memperbaiki gizi keluarga dan mencegah stunting.
EMPAT LAWANG — Dinas Perikanan Kabupaten Empat Lawang mengembangkan GASIKAN 1D1F 2026, singkatan dari Gerakan Atasi Stunting dengan One Day One Fish. Inovasi ini mendorong kebiasaan mengonsumsi ikan minimal satu kali sehari sebagai bagian dari upaya memperbaiki gizi keluarga dan mencegah stunting.
Program ini dikembangkan sebagai respons terhadap masih adanya risiko stunting dan belum optimalnya konsumsi ikan masyarakat. Padahal, Kabupaten Empat Lawang memiliki potensi perikanan air tawar, antara lain nila, lele, patin, gurami, dan ikan mas, yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pemenuhan gizi keluarga.
Ikan mengandung protein hewani, Omega-3, DHA, EPA, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan dalam pertumbuhan serta perkembangan anak. Namun, rendahnya pemahaman mengenai manfaat ikan, terbatasnya variasi olahan, dan belum terbentuknya kebiasaan makan ikan harian masih menjadi tantangan di masyarakat.
"Kebiasaan makan ikan perlu dibangun sejak usia dini melalui edukasi yang rutin, menu yang menarik, dan dukungan keluarga".
Bangun Kebiasaan Sejak Usia Dini
GASIKAN 1D1F tidak hanya mengandalkan sosialisasi sesaat. Program dirancang sebagai gerakan berkelanjutan yang menggabungkan edukasi, pembiasaan, kampanye, dan pemantauan. Anak-anak diajak mengenal manfaat ikan sekaligus membiasakan menu berbahan ikan sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Sasaran program mencakup balita, anak usia dini, anak sekolah, remaja, ibu hamil, ibu menyusui, dan masyarakat umum. Edukasi dilaksanakan melalui sekolah, Posyandu, Puskesmas, serta kegiatan masyarakat agar pesan mengenai gizi dan pencegahan stunting menjangkau keluarga pada berbagai tahap kehidupan.
Gerakan One Day One Fish mendorong masyarakat mengonsumsi ikan minimal satu kali setiap hari. Pendekatan tersebut diharapkan membantu meningkatkan Angka Konsumsi Ikan, memperkuat kualitas gizi keluarga, dan mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Empat Lawang.
Sekolah memegang peran penting karena kebiasaan makan dapat ditanamkan sejak dini. Melalui kegiatan yang mudah dipahami dan melibatkan pendamping, anak-anak diharapkan mengenal ikan bukan sekadar sebagai lauk, tetapi sebagai sumber protein yang mendukung pertumbuhan, kecerdasan, dan daya tahan tubuh.
Kolaborasi dan Diversifikasi Olahan Ikan
Pelaksanaan GASIKAN 1D1F melibatkan Dinas Perikanan, Puskesmas, satuan pendidikan, pemerintah desa, Tim Penggerak PKK, dan kader Posyandu. Setiap pihak menjalankan peran dalam edukasi, koordinasi kegiatan, pendampingan kelompok sasaran, dokumentasi, serta evaluasi program.
Selain kampanye makan ikan, program mencakup pelatihan diversifikasi produk dan lomba menu olahan ikan di tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut diarahkan untuk menghasilkan sajian yang lebih menarik, bergizi, mudah diterima anak, serta memiliki nilai tambah bagi keluarga dan pelaku usaha.
Peningkatan konsumsi ikan juga membuka peluang ekonomi bagi pembudidaya, pelaku UMKM, dan masyarakat yang bergerak dalam pengolahan hasil perikanan. Dengan memanfaatkan komoditas lokal, program gizi dapat berjalan seiring dengan penguatan ketahanan pangan dan perputaran ekonomi daerah.
Pelaporan Digital dan Evaluasi Berkala
Media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, dan laman resmi pemerintah digunakan untuk menyebarkan materi edukasi, dokumentasi, serta kampanye One Day One Fish. WhatsApp dimanfaatkan untuk mempercepat koordinasi antara dinas, sekolah, Puskesmas, pemerintah desa, TP PKK, dan kader Posyandu.
Pelaksanaan kegiatan juga didukung formulir digital untuk mencatat jumlah peserta, kelompok sasaran, dokumentasi, dan perkembangan program. Sistem tersebut memudahkan pengolahan data serta membantu tim menilai jangkauan sosialisasi, partisipasi masyarakat, dan kebutuhan penyempurnaan kegiatan.
Indikator keberhasilan diarahkan pada bertambahnya sekolah dan Posyandu yang melaksanakan edukasi, meningkatnya jumlah peserta, konsumsi ikan, variasi produk olahan, dan partisipasi masyarakat. Melalui pelaksanaan yang konsisten, GASIKAN 1D1F diharapkan membangun budaya gemar makan ikan sekaligus mendukung terwujudnya generasi Empat Lawang yang sehat dan produktif.
Informasi Sumber & Rilis Berita
Media Asal: Pemerintah Kabupaten Empat Lawang
Atribusi: Dinas Perikanan Kabupaten Empat Lawang
Tanggal Rilis: 23/06/2025