CERDAS QURANI Hidupkan Pendidikan Karakter melalui Alat Peraga Al-Qur’an
CERDAS QURANI Hidupkan Pendidikan Karakter melalui Alat Peraga Al-Qur’an (Foto: Peserta didik mengikuti kegiatan pembelajaran Al-Qur’an di ruang kelas. Inovasi CERDAS QURANI menggunakan media alat peraga untuk membuat proses murojaah, pemahaman surah, dan pendidikan karakter lebih interaktif. Foto: Dokumentasi Program CERDAS QURANI)
Media APA menghadirkan Kincir Murojaah, Kotak Rahasia, dan Kubah Rahasia untuk membantu peserta didik belajar Al-Qur’an secara aktif, menyenangkan, da...
Media APA menghadirkan Kincir Murojaah, Kotak Rahasia, dan Kubah Rahasia untuk membantu peserta didik belajar Al-Qur’an secara aktif, menyenangkan, dan menyentuh pembentukan akhlak.
EMPAT LAWANG — Inovasi CERDAS QURANI menghadirkan cara baru untuk mengajarkan Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter peserta didik. Melalui Media APA, proses belajar dibuat lebih visual, aktif, dan interaktif agar nilai-nilai Qur’ani tidak hanya dipahami, tetapi juga dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik. Sikap disiplin, tanggung jawab, sopan santun, kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan kepedulian perlu ditanamkan sejak dini. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam ajaran Al-Qur’an.
Dalam praktik pembelajaran, penyampaian nilai Qur’ani masih sering dilakukan melalui ceramah atau membaca teks. Cara tersebut terkadang membuat peserta didik cepat bosan dan kesulitan memahami nilai yang bersifat abstrak. Karena itu, dibutuhkan media yang dapat dilihat, disentuh, dan digunakan secara langsung dalam kegiatan belajar.
Media APA Membuat Pembelajaran Lebih Konkret
CERDAS QURANI merupakan inovasi Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an melalui Media Alat Peraga Al-Qur’an atau Media APA. Program ini mendukung pembelajaran Al-Qur’an dengan metode UMMI melalui kegiatan yang mudah, menyenangkan, dan menyentuh hati. Peserta didik tidak hanya membaca, tetapi juga berlatih, berdiskusi, dan memahami pesan yang dipelajari.
Alat peraga membantu guru menjelaskan huruf hijaiyah, tanda baca, makhraj, hukum tajwid, serta susunan surah secara lebih visual. Media dapat berupa kartu huruf berwarna, papan tajwid, permainan edukatif, puzzle ayat, video, maupun animasi. Penggunaan media tersebut membuat materi lebih konkret dan mudah diingat.
Fitur utama Media APA meliputi Kincir Murojaah, Kotak Rahasia, dan Kubah Rahasia. Kincir Murojaah digunakan untuk menentukan surah yang akan diulang pada hari itu. Guru atau peserta didik memutar kincir hingga jarum menunjukkan nama surah yang kemudian dibaca bersama.
Kotak Rahasia berisi pertanyaan singkat mengenai surah-surah dalam Juz 30. Ketika satu soal ditemukan, peserta didik lain menjawab secara bersama-sama. Sementara itu, Kubah Rahasia berisi nama surah yang diambil secara acak untuk kemudian dibacakan. Kegiatan tersebut mengubah murojaah menjadi permainan edukatif yang melibatkan seluruh kelas.
Membangun Karakter melalui Pengalaman Belajar
Pembelajaran diarahkan tidak hanya pada kelancaran membaca Al-Qur’an dan penerapan tajwid. Peserta didik juga dibimbing memahami nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, rasa hormat, dan kepedulian. Nilai-nilai itu diperkuat melalui contoh, diskusi, praktik, serta pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Media visual dan permainan membantu meningkatkan perhatian serta motivasi belajar. Peserta didik lebih aktif ketika dapat memutar kincir, mengambil soal, menjawab bersama, atau membacakan surah di hadapan teman. Interaksi tersebut sekaligus melatih keberanian, kerja sama, dan rasa percaya diri.
Bagi guru, Media APA membuka ruang untuk menggunakan metode yang lebih kreatif dan variatif. Guru dapat mengamati partisipasi, kesulitan membaca, kemampuan mengingat surah, serta perkembangan karakter peserta didik. Hasil pengamatan kemudian menjadi dasar untuk merancang tindak lanjut pembelajaran.
Dirancang dan Diuji dalam Delapan Minggu
Proses penciptaan inovasi berlangsung selama delapan minggu pada Juli hingga Agustus 2024. Tahap awal dimulai dengan analisis karakteristik peserta didik, materi, metode pembelajaran, ketersediaan media, kebutuhan guru, dan kondisi lingkungan belajar. Hasil identifikasi digunakan untuk menentukan jenis alat peraga yang diperlukan.
Guru kemudian merancang tujuan, tampilan, isi, bahan, serta langkah penggunaan media. Setelah tim inovasi dibentuk, Media APA dibuat dan diuji pada kelompok kecil sebelum digunakan secara lebih luas. Respons peserta didik, kemudahan penggunaan, dan hasil belajar menjadi bahan untuk memperbaiki media.
Evaluasi dilakukan setiap bulan untuk menilai efektivitas, partisipasi peserta didik, serta dampaknya terhadap pembelajaran dan hafalan. Laporan disusun secara periodik dan kegiatan didokumentasikan melalui video. CERDAS QURANI diharapkan membentuk generasi yang mampu membaca Al-Qur’an dengan benar serta menjadikannya pedoman dalam bersikap dan bertindak.
Sumber: CERDAS QURANI (Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an melalui Media Alat Peraga Al-Qur’an) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.